Purbalingga

Dana BOS Terlambat Cair

Sekolah Sibuk Cari Pinjaman

Magang Dua | Sabtu, 29 April 2017 - 10:35:43 WIB | dibaca: 146 pembaca

PURBALINGGA, SATELITPOST-Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) triwulan pertama tahun anggaran 2017 hingga akhir April tak kunjung cair. Sejumlah sekolah terpaksa menutup anggaran operasional sekolah dengan berhutang.

 

Hal tersebut diungkapkan Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah SMP Kabupaten Purbalingga, Sutrisno, Jumat (28/4). "Biaya operasional paling besar untuk pelaksanaan ujian, beberapa sekolah termasuk SMPN 1 Purbalingga berhutang untuk menutup anggaran," katanya.

 

Di tempat lain, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Heriyanto SPd MSi membenarkan tersendatnya pencairan dana BOS. Ia mengungkapkan semua dokumen terkait persyaratan pencairan dana BOS sudah lengkap dari sekolah bersangkutan.

 

"Terlambatnya dana BOS karena memang dari pusat belum juga turun-turun. Padahal dana BOS sangat dibutuhkan untuk operasional sehari-hari, terutama menjelang UNBK," ujarnya.

 

Lebih lanjut Heriyanto mengatakan besaran dana BOS untuk setiap siswa Sekolah Dasar sebesar Rp 800 ribu, SMP Rp 1 juta, sedangkan SMA Rp 1,4 juta. "Total dana untuk tiap sekolah tinggal dikalikan saja dengan jumlah siswa," katanya.

 

Sementara itu Firdhaus Tri, guru SMPN 1 Bobotsari berharap ada solusi jitu menangani keterlambatan pencairan dana BOS. Karena menurutnya dampak langsung bukan hanya operasional sekolah, tapi juga nasib guru-guru honorer.

 

"Karena dana BOS molor gaji untuk guru honorer juga ikut molor, padahal gaji itu kan digunakan untuk kehidupan sehari-hari," katanya. (bal)

 










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)