Komunitas

Rekrut Anggota Via Facebook

Magang Dua | Senin, 17 April 2017 - 10:42:58 WIB | dibaca: 78 pembaca

Ketertarikan Rizqi dan kawan-kawannya terhadap puncak gunung membuat mereka bersekutu dan membentuk sebuah kelompok bernama Komunitas Pendaki Gunung (KPG) Regional Barlingmascakeb. Sebuah komunitas yang diawali dari jejaring sosial, Facebook.

 

Komunitas satu ini boleh dikatakan sudah cukup besar. Sebab, sejak induk komunitas didirikan di Cibinong, 14 Desember 2014 lalu, kelompok ini makin hari makin dikenal dan mampu menyedot banyak anggota. Sampai saat ini, ada sedikitnya 22 regional dari seluruh penjuru Nusantara yang terdaftar dalam komunitas ini.

 

Ketua Komunitas Pendaki Gunung Regional Barlingmascakeb, Kuswoyo mengatakan, sejauh ini ia sudah memiliki 50 anggota terdaftar. Meski tersebar di seluruh Banyumas Raya, anggota komunitas ini getol mengikuti agenda kopdar yang rutin digelar setiap malam minggu.

 

Agenda ini, selain digelar sebagai upaya untuk mengakrabkan hubungan antar anggota, juga dihelat sebagai sebuah ruang berbagi. “Kopdar intinya untuk berbagi pengalaman lalu merencanakan kegiatan,” ujar dia.

 

Menyoal keanggotaan, Kuswoyo menegaskan bahwa tidak ada persyaratan khusus untuk masuk ke komunitasnya.  “Tinggal mengikuti saja kegiatan kopdar rutin untuk bisa bergabung,” kata dia.

Komunitas ini mungkin terbentuk lantaran kecintaan para anggotanya terhadap gunung. Namun, komunitas ini tidak hanya menaruh perhatian pada aspek memuncak atau menggunung saja. Sebagai pecinta alam, mereka memiliki bermacam agenda yang bertujuan untuk melestarikan ciptaan Tuhan.

Woyo menyebut beberapa kegiatan yang sudah pernah mereka gelar. Antara lain, bersih-bersih gunung dan sungai dampai penanaman bibit pohon sebagai upaya reboisasi.

Di samping kegiatan yang menitikberatkan sektor pelestarian, KPG juga memiliki bermacam agenda kemanusiaan. Paling tidak, sejauh ini mereka sudah menggelar bermacam kegiatan jenis ini. Sebut saja, bhakti sosial, pengobatan gratis, donor darah, serta sejumlah agenda tanggap bencana. (pan)

 

 

 










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)