Banyumas

PT SAE Menolak Pro Aktif

Magang Dua | Jumat, 21 April 2017 - 10:08:09 WIB | dibaca: 117 pembaca

PT Sejahtera Alam Energi (SAE) selaku pelaksana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) di lereng Gunung Slamet bersikap ogah-ogahan. Perusahaan tersebut menolak pro aktif mendata jumlah kerugian yang dialami peternak ayam dan ikan di Cilongok.

"Memangnya kami tenaga penyuluh. Kami sudah buka posko, warga yang harusnya pro aktif, " Kata Darmawan dari Cipta Bangun Nusantara (CBN) yang ditunjuk PT SAE untuk melakukan penanganan terhadap warga terdampak pembangun PLTP.

Menurutnya, pendirian Posko PT SAE sudah dianggap cukup sebagai bentuk tanggungjawab kepada warga.

"Saya tidak melihat begitu buruk dampak akibat air keruh kemarin. Jadi jika pemilik kolam ikan dan peternak ayam merasa itu dampak air keruh ya mereka yang harusnya pro aktif kepada kami," kata dia.

Dalam catatan yang dimiliki oleh Posko PT SAE, ada sejumlah pemilik kolam ikan dan pemilik peternakan ayam yang sudah melaporkan kerugian mereka akibat air keruh proyek PLTP. Darmawan mengklaim beberapa peternak sudah tertangani dan statusnya closed atau sudah selesai.

Slamet, pemilik peternakan ayam saat dikonfirmasi ternyata masih keberatan dengan tawaran PT SAE. Slamet mengalami merugian hingga Rp 24 juta, namun PT SAE hanya menawarkan ganti rugi Rp 6.700.000. (kim)










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)