Cilacap

Buronan Selama 8 Bulan -Tersangka Diancam Hukuman Mati

Pelaku Penusukan Ditangkap

Magang Dua | Sabtu, 29 April 2017 - 10:58:46 WIB | dibaca: 252 pembaca

CILACAP, SATELITPOST-Setelah sempat buron delapan bulan usai melakukan penusukan, AMI alias Asep (29) warga Dusun Kemantren Desa Kamulyan Kecamatan Bantarsari akhirnya diringkus tim gabungan yang teridiri dari Unit Reskrim Polsek Bantarsari, Unit Opsnal Reskrim Polres Cilacap dan Resmob Jatanras Subdit lll Ditreskrimum Polda Jateng.

 

Kapolres Cilacap AKBP Yudo Hermanto melalui Kapolsek Bantarsari IPTU Suwarna mengatakan, selain mengamankan tersangka, petugas juga berhasil menyita barang bukti  berupa sebuah pisau stainless steel bergagang plastik warna hitam dengan ukuran panjang 20 cm yang digunakan untuk melukai korban. Pelaku ditangkap dirumahnya setelah sempat buron ke Jakarta.

 

Aksi penganiayaan yang dilakukan pelaku, kata Kapolsek, bermula pada Minggu 27 Agustus 2016 lalu sekitar pukul 21.30 WIB. Saat itu, Iko (17) dan Adi (19) yang merupakan warga Dusun Kemantren RT 02 RW 02 Desa Kamulyan hendak membeli tahu goreng ke warung.

 

Saat itu, lanjutnya, datang pelaku AMI dan langsung menemui korban Iko. Dalam pertemuan itu, keduanya adu mulut dan kemudian terjadi perkelahian antara pelaku dan korban. "Korban Iko kemudian ditusuk pada bagian perut oleh pelaku dengan menggunan pisau yang sudah dibawa dari rumah," katanya, Jumat (28/4).

 

Kapolsek mengatakan, saat pelaku AMI akan melarikan diri, kemudian ditarik oleh rekan korban bernama Adi. Pelaku AMI pun menusuk Adi dan mengenai pada bagian dada.

 

"Karena luka yang parah, Iko akhirnya meninggal dunia saat dirawat di Puskesmas Bantarsari sedangkan Adi bisa diselamatkan dengan dirujuk ke Rumah Sakit Siaga Medika Banyumas,” ujarnya.

 

Menurutnya, motifnya pelaku menusuk korban lantaran dendam. Sebab pelaku sering melihat korban Iko saat ada hiburan dangdut sering membuat keresahan dan keributan sehingga pelaku geram dan merencanakan untuk melakukan penusukan.

 

“Pelaku sebelum melancarkan aksinya, terlebih dahulu membeli pisau yang kemudian saat akan menonton hiburan pelaku membawa pisau tersebut dari rumahnya,” katanya.

 

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, AMI kini harus mendekam di balik jeruji Mapolsek Bantarsari. AMI bakal dijerat Pasal berlapis yakni pembunuhan berencana dan atau penganiayaan berat, sebagaimana dimaksud dalam unsur Primer Pasal 80 ayat (3) UU RI No 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI nomor 23 tahun  2002 tentang perlindungan anak, Subsider Pasal 340 KUHP, Subsider Pasal 353 ayat (2) dan ayat (3)  dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup.( [email protected])










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)