Purbalingga

Digerebek Warga karena Bawa Lari Istri Orang

Pelaku Curanmor Tertangkap

Magang Dua | Jumat, 21 April 2017 - 10:29:30 WIB | dibaca: 57 pembaca

PURBALINGGA, SATELITPOST-Sepandai-pandainya tupai melompat pasti akan jatuh juga. Peribahasa ini sesuai dengan apa yang dialami Dwi Maryanto (24), warga Desa Toyareka, Kecamatan Kemangkon. 

Tersangka kasus penipuan dan penggelapan sepeda motor ini ditangkap polisi setelah sebelumnya digerebek warga karena diduga membawa kabur istri orang di wilayah Kecamatan Sokaraja, Kabupaten Banyumas awal pekan ini. 

Kapolsek Purbalingga, AKP Riyatnadi mengatakan, kasus penipuan itu menimpa Ngalimun (25), warga Desa Sangkanayu, Kecamatan Mrebet. Pemilik kios fotokopi di wilayah Kecamatan Purbalingga itu kehilangan sepeda motor setelah berhasil dikelabui oleh tersangka pada Maret lalu. 

Adapun modus operandi yang dilakukan, pelaku memfotokopi dokumen di kios korban. Dengan lihai, pelaku lalu berpura-pura ada dokumen yang tertinggal. Dengan memperlihatkan mimik panik, pelaku meminjam motor milik korban dengan dalih untuk mengambil dokumen yang tertinggal. Benar saja, setelah berhasil mengelabui korban, tersangka raib bersama motor korban. 

"Saat kami melakukan penyidikan, kami mendapat info dari wilayah Sokaraja ada warga yang digerebek karena diduga membawa kabur istri orang. Anggota kami kemudian mengecek dan ternyata orang tersebut adalah DPO kasus penipuan yang kami tangani," katanya kepada wartawan, Kamis (20/4). 

Pelaku tersebut kemudian dibawa ke Polsek Purbalingga untuk diperiksa lebih lanjut. Kanit Reskrim Polsek Purbalingga, Ipda Amirudin menambahkan, dari hasil penyidikan ternyata pelaku telah berulang kali melakukan aksi penipuan dengan modus serupa. 

“Dia juga pernah melakukan penipuan di wilayah Toyareka Kemangkon dan di Kabupaten Karawang Jawa Barat. Sepeda motor yang dibawa kabur itu kemudian digadaikan ke orang lain dengan harga antara Rp 800 ribu hingga Rp 2 juta karena tidak ada surat-suratnya,” katanya. 

Selain itu, polisi juga mengamankan barang bukti hasil penipuan tersangka berupa tiga unit sepeda motor, masing-masing Yamaha Mio, Honda Verza dan Honda Beat. Pelaku dijerat dengan Pasal 372 KUHP tentang Penggelapan dan Pasal 378 KUHP tentang Penipuan dengan ancaman hukuman maksimal empat tahun penjara. (bal)

 










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)