Purbalingga

Merasa Diperlakukan Tidak Adil

Panwaslu Geram Revisi Anggaran Ditolak

satelit post | Jumat, 12 Juni 2015 - 14:05:36 WIB | dibaca: 479 pembaca

Pengambilan sumpah jabatan Panwascam Purbalingga di Operation Room Setda Purbalingga, Kamis (11/6). Istimewa

PURBALINGGA, SATELITPOST-Usulan revisi anggaran yang diajukan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Purbalingga ditolak Pemkab Purbalingga. Pemkab hanya memberikan tambahan maksimal Rp 150 juta dari usulan tambahan sebesar Rp 2,39 miliar.

Ketua Panwaslu Purbalingga, Dewi Palupi, mengatakan, revisi anggaran didasari beberapa perubahan, antara lain penambahan masa kerja, penambahan tenaga kerja, dan biaya koordinasi dengan pengawas TPS yang jumlahnya mencapai 1.629 orang. "Kita hanya diberi ruang anggaran Rp 150 juta. Kalau masih tetap seperti ini, kita akan semakin garang dalam pengawasan," kata dia usai pelantikan 54 anggota Panwascam.

Selain itu, Dewi juga menyayangkan honor jajaran Panwaslu. Di tingkat kecamatan misalnya, Ketua Panwascam digaji Rp 750 ribu dan anggota Rp 500 ribu. Keluhan yang sama juga diungkapkan di jajaran komisioner Panwaslu. "Padahal PPK yang statusnya sama-sama penyelenggara pilkada digaji Rp 1,2 juta untuk ketua dan Rp 1 juta untuk anggota," kata dia.

Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jawa Tengah, Teguh Purnomo mengatakan, anggaran Panwaslu telah diatur dalam undang-undang. Ia meminta Pemkab Purbalingga mengalokasikan anggaran secara proporsional sesuai undang-undang. "Saya harap Pemkab Purbalingga bisa mengalokasikan anggaran sesuai regulasi yang ada," kata dia.

Asisten Bidang Pembangunan Setda Purbalingga, Khodadiyanto mengatakan, tim penyusun anggaran akan mempertimbangkan lagi usulan revisi anggaran Panwaslu. Menurutnya, anggaran besar justru bisa menjadi bumerang jika pengelola tidak hati-hati. "Kita akan bahas bersama tim penyusun anggaran," kata dia. (afgan86@yahoo.com)











Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)