Cilacap

Perpustakaan di Lapas Kelas I A Batu Nusakambangan Diresmikan

Minat Baca Napi Tinggi

Magang Dua | Jumat, 28 April 2017 - 10:47:25 WIB | dibaca: 93 pembaca

Bupati meninjau perpustakaan Dinamika Aksara di Lapas Kelas I Batu Nusakambangan, Kamis (27/4). SATELITPOST/RENNY TANIA

CILACAP, SATELITPOST-Lembaga Permasyarakatan Kelas I A Batu Nusakambangan mengaktifkan kembali perpusatakaan yang ada di lingkungannya. Bernama Dinamika Aksara, perpustakaan tersebut diresmikan oleh Bupati Tatto Suwarto Pamuji, Kamis (27/4).

Terletak di samping Masjis At Taubah Lapas Batu, perpustakaan ini memiliki luasan 5X7 meter. Koleksi bukunya sangat beragam. Tertata rapi di rak-rak buku yang tersedia di perpustakaan. Seperti buku cerita, buku agama, pengetahuan umum, keterampilan, dan lainnya sudah tersedia di sana. Pihak lapas bekerjasama dengan Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Cilacap untuk melakukan bantuan silang buku-buku yang ada. Fasilitas penunjang lainnya seperti meja dan kursi untuk membaca.

Kepala Lapas Kelas I A Batu Nusakambangan, Abdul Aris mengatakan, perpustakaan ini sudah ada sejak dulu di sana, akan tetapi belum maksimal. Meskipun demikian, minat baca para warga binaan sangat tinggi. Karena itu gedung perpustakaan pun direhab.

“Perpustakaannya menampung sekitar 500 buku lebih. Semua buku ada, buku agama, cerita, keterampilan, pengetahuan umum, yang bermanfaat semua ada. Yang tidak ada, buku porno,” ujar Aris usai peresmian, kemarin.

Buku-buku tersebut berasal dari 300 buah buku bantuan silang dari Dinas Arpus Cilacap, serta ada bantuan buku sebanyak 400 buah dari Gramedia Purwokerto.

Selain karena minat baca yang tinggi, Aris mengatakan dengan membaca buku, mereka bisa mendapatkan wawasan luas, dan menyalurkan aspirasinya. 

“Mereka istilahnya terbatas ruang geraknya, tetapi dengan membaca, tidak dibatasi. Artinya bagaimana mereka hidup di tempat terbatas, tetapi tetap memiliki pengetahuan luas,” katanya.

Para warga binaan ini bisa membaca buku dengan dibawa sampai ke kamarnya. Tentunya dengan sistem meminjam.

Bupati Cilacap, Tatto Suwarto Pamuji meminta kepada warga binaan agar buku-buku yang ada jangan hanya dibaca karena untuk menghabiskan waktu di Lapas. Tetapi juga bisa digunakan untuk mengasah keterampilan diri.

Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Cilacap, Supriyanto mengapresiasi pihak lapas mengaktifkan kembali perpustakaan di lapas. Karena bisa menjadi khasanah bagi warga binaan.

“Perpusda melakukan kerjasama dengan lapas, dengan memberikan bantuan silang. Jadi setiap paket ada sebanyak 300 buku. Kami pijamkan ke pihak lapas. Setelah dibaca semuanya, dikembalikan ke perpus untuk ditukar dengan buku baru,” ujarnya. (ale)










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)