Peristiwa

Messi Disandera 2 Tahun oleh ISIS

Magang Dua | Kamis, 27 April 2017 - 10:15:44 WIB | dibaca: 30 pembaca

Messi kecil dari Irak. YOUTUBE

Nama diberikan pada anak bisa jadi karena orangtua kagum dengan sosok seseorang. Itulah yang ada di benak seorang ayah di Irak yang identitasnya tak disebutkan. Sang ayah, yang gandrung dengan pesepakbola Lionel Messi, memberi nama anaknya 'Messi'.

 

Namun, cerita Messi kecil dari  Sinjar, Irak ini tak semewah dan sepopuler dengan Lionel Messi bintang Barcelona. Messi dari Sinjar ini ditangkap oleh anggota Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) pada 2014 lalu. Messi yang saat itu masih berusia 3 tahun ditangkap bersama kakak perempuan dan ibunya.

 

ISIS memang menyandera sasarannya sekalipun yang disasar itu bukan orang kaya. Hal ini dilakukan agar mereka mendapatkan tebusan dari pihak berwenang di Irak. Kembali ke Messi, saat disandera, pihak ISIS berang ketika mengetahui si anak bernama Messi. Sang ayah kepada Kurdistan 24 menjelaskan jika saat itu anaknya diminta mengganti nama. Pasalnya, Messi adalah nama yang tak Islami. Maka pihak ISIS meminta si ibu mengganti nama Messi dengan Hasan.

 

Seperti diberitakan dailymail, setelah disandera selama dua tahun, tahun lalu, Messi diselamatkan. Kini, dia ada di sebuah kamp pengungsi di Dohuk, Kurdistan Irak. Namun, ada yang berubah dari anak kecil itu setelah disandera ISIS. Messi menjadi anak yang sangat pendiam sehingga dia enggan bicara.

 

Ketika ditanya apakah namanya Messi, dia menggelengkan kepala. Besar kemungkinan, Messi ini sudah mengidentifikasi dirinya sebagai Hasan, nama yang diminta oleh ISIS. Dugaan lainnya, Messi kecil ini takut mendapatkan teror dengan nama Messi, seperti yang dia alami saat disandera ISIS. Selain itu, Messi yang saat dulu suka menendang bola, kini tak lagi suka sepak bola. Messi ini lebih suka bermain senapan mainan. (lil)

 

 

 










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)