Ekonomi

Kondisi Politik Pengaruhi Pasar Modal

Magang Dua | Jumat, 17 Maret 2017 - 10:36:38 WIB | dibaca: 59 pembaca

ILUSTRASI

 

SURABAYA, SATELITPOST - Investasi, khususnya saham penuh dengan risiko. Salah satu risiko yang bisa mempengaruhi kinerja emiten yang sahamnya diperdagangkan secara publik di bursa adalah risiko ekonomi maupun politik.

Lalu dengan kondisi perpolitikan di dalam negeri yang penuh dinamika seperti saat ini, misalnya terkait Pemilihan Kepala Daerah (pilkada), apakah  akan berpengaruh kepada kinerja saham di bursa? Jawabannya adalah ya dan tidak.

Investment Analyst PT Sucorinvest Asset Management Billy Budiman menjelaskan, ketidakpastian politik adalah hal yang tidak bisa dihindari. Akan tetapi, yang diharapkan oleh investor adalah tidak ada aksi demonstrasi terkait politik.

“Siapapun yang menang saat pilkada nanti tidak masalah, yang penting tidak rusuh,” ujar Billy di Surabaya, Rabu (15/3) dikutip dari Kompas.com.

Billy mengungkapkan, pada dasarnya pasar modal tidak suka dengan adanya ketidakpastian. Sehingga, dalam investasi, hal yang dilakukan adalah bagaimana mengurangi risiko sekecil-kecilnya.

Meskipun demikian, terkait dinamika politik di dalam negeri, investor memang akan mencermati perkembangan yang ada. Akan tetapi, sebetulnya investor tidak terlalu mementingkan siapa pemimpin yang akan terpilih dalam pilkada.

“Siapapun yang menang, pasar akan menyadari juga akhirnya bisnis akan tetap berjalan,” kata Billy.

Billy pun memberi contoh, beberapa kali dinamika politik yang cukup panas terjadi, namun pasar saham tidak terlalu bereaksi. Bahkan, indeks harga saham gabungan (IHSG) tetap mencatatkan kinerja yang baik.(sugestisatelitpost@gmail.com)










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)