Banyumas

Kemenag Tingkatkan Pelayanan Umat Konghucu

Magang Dua | Sabtu, 29 April 2017 - 10:29:50 WIB | dibaca: 108 pembaca

PURWOKERTO, SATELITPOST-Kementerian Agama (Kemenag) akan meningkatkan pelayanan dan pemenuhan hak sipil penganut agama Konghucu. Hal tersebut diungkapkan Plt Kepala Pusat Bimas Agama Konghucu Kemenag RI, Feri Meldi, dalam sosialisasi pelayanan dan perundangan agama Konghucu tahun 2017 di Java Heritage hotel, Jumat (28/4).

Feri mengungkapkan, pelayanan umat Konghucu selalu ditingkatkan sedikit demi sedikit. Dengan anggaran yang juga diusahakan terus meningkat. "Melalui Kantor Pusat Bimas Konghucu, pertanggungjawaban dan program dikelola sendiri. Kalau dulu kan masih nempel PKUB. Jadi sekarang umat Konghucu bisa lebih bebas," kata Feri.

Meskipun lebih bebas, kata dia, bukan berarti semuanya berjalan mudah. Karena, ada beberapa masalah seperti jumlah umat Konghucu, penyuluh agama, dan lainnya.

Di Indonesia ada sekitar 117 ribu umat Konghucu. Sementara penyuluh agama yang dibiayai pemerintah rasionya seorang penyuluh untuk 2.500 orang. "Bisa dibayangkan, penyuluh agama Konghucu hanya ada beberapa saja yang diberi dana oleh pemerintah," katanya.

Selain penyuluh agama, masih ada masalah pendidikan. Menurut dia, untuk membangun pendidikan Konghucu, akan muncul pertanyaan jumlah anak yang mendapatkan hak memperoleh pendidikan agama Konghucu dan berapa jumlah tenaga pendidik agama Konghucu.

Namun, umat Konghucu menurut dia tidak perlu khawatir. Karena pemenuhan hak sipil bisa didapatkan seluruh umat Konghucu. Sudah ada undang-undang yang mengatur pemenuhan hak seluruh umat beragama. "Sudah ada beberapa undang-undang yang bisa dipakai untuk meminta perlindungan dan pelayanan untuk umat Konghucu," katanya.

Ia mengungkapkan, yang diperlukan hanya keikhlasan, mau berkorban, dan kompak. "Bisa tidak meningkatkan kekompakan, jumlah sedikit maka harus kompak," kata dia. (alf)










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)