Ekonomi

TANYA JAWAB PERBANKAN SYARIAH

Jenis Usaha Perbankan Syariah

Magang Dua | Jumat, 31 Maret 2017 - 10:19:45 WIB | dibaca: 51 pembaca

Pertanyaan :

Di masyarakat sekarang ini ada beberapa lembaga keuangan yang mengaku menggunakan sistem syariah baik lembaga perbankan maupun BMT.  Sebetulnya ada berapa jenis usaha perbankan yang menggunakan prinsip syariah itu? Apakah Leasing Syariah termasuk  jenis perbankan syariah juga?

Jawaban :

Untuk menjawab pertanyaan ini perlu dijelaskan lebih dahulu Undang-Undang yang mengatur tentang Perbankan Syariah. UU perbankan syariah yang terbaru adalah UU no 21 tahun 2008 yang khusus menjelaskan  segala hal mengenai Perbankan Syariah.

Dalam BAB IV UU no 21 tahun 2008 dijelaskan bahwa bank syariah terdiri atas Bank Umum Syariah, Unit Usaha Syariah dan BPR Syariah. Ketiga jenis bank ini pengertiannya dibatasi tentang produk yang boleh dilakukan. Untuk Bank Umum Syariah dan Unit Usaha Syariah boleh melakukan berbagai kegiatan perbankan yang bisa dilakukan oleh jenis usaha perbankan secara umum, yaitu penghimpunan dana, penyaluran dana, melakukan pemberian bank garansi, melakukan transaksi mata uang asing yang tidak melanggar prinsip syariah,  melakukan kegiatan dalam pasar modal sepanjang tidak melanggar prinsip syariah dan sebagainya.

Sedangkan untuk BPR Syariah kegiatannya hanya dibatasi pada penghimpunan dan penyaluran dana berdasarkan prinsip syariah. Selain kedua kegiatan tersebut BPR Syariah harus melaporkan kepada pihak otoritas terlebih dahulu untuk menerbitkan produk misalnya membuat layanan kartu ATM BPRS dan lain sebagainya.

Kesimpulannya jika yang ditanyakan adalah lembaga apa sajakah yang termasuk dalam jenis usaha perbankan syariah maka jawabannya hanya ada tiga jenis lembaga perbankan syariah yaitu :

Bank Umum Syariah contohnya adalah  Bank Syariah Mandiri, Bank Muamalat Indonesia, BNI Syariah.

Unit Usaha Syariah contohnya adalah UUS CIMB Niaga Syariah, UUS Sinarmas Syariah, UUS Bank Mega Syariah

BPR Syariah contohnya adalah BPRS Arta Leksana Purwokerto, BPRS Suriyah Cilacap, BPRS Buana Mitra Perwira Purbalingga.

Jika demikian  apakah BMT  tidak termasuk Perbankan Syariah? BMT merupakan lembaga keuangan yang beroprasi dengan sistem syariah namum pengawasannya dibawah kementerian Koperasi. Dengan kehadiran  lembaga Otoritas Jasa Keuangan, sedang diwacanakan BMT akan masuk dalam lembaga keuangan yang ikut diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan. Wacana ini sedang digodok oleh pemerintah mengingat banyaknya jumlah BMT di seluruh Indonesia dan berbagai kondisi lain yang harus disesuaikan jika BMT masuk ke dalam pengawasan lembaga Otoritas Jasa Keuangan.

            Yang terakhir apakah leasing syariah merupakan perbankan syariah? Bukan. Leasing syariah adalah lembaga keuangan yang hanya mengeluarkan produk pembiayaan kendaraan bermotor berdasarkan prinsip syariah. Lembaga ini tidak menghimpun dana dari masyarakat dan hanya mengeluarkan produk khusus biasanya jual beli kendaraan bermotor. Namun untuk lembaga leasing berdasarkan peraturan Otoritas Jasa Keuangan yang terbaru masuk ke dalam lembaga yang diawasi oleh OJK. Demikian penjelasan kami. Semoga bermanfaat. (*)










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)