Banyumas

Jatilawang-Wangon Macet Hingga 1,5 Km

Magang Dua | Sabtu, 29 April 2017 - 10:28:19 WIB | dibaca: 152 pembaca

JATILAWANG, SATELITPOST-Terjadi kemacetan sepanjang 1,5 Km di jalur Jatilawang-Wangon, Jumat (28/4). Kemacetan tersebut diakibatkan pemasangan beton jalan nasional di Desa Tinggarjaya Kecamatan Jatilawang.

Pengendara harus menunggu 15-20 menit untuk bergantian melintas. Pemberlakuan buka tutup jalan dilakukan sebagai akibat sebagian ruas jalan sedang dipasangi beton dan sebagian  lagi dikeruk.

Dalam waktu 15 menit, di jalur tersebut terjadi antrean kendaraan hingga 1,5 Km. Jalur tersebut memang tergolong padat lalu lintas, baik dari arah barat (Yogyakarta) maupun dari arah timur (Bandung).

"Ada beton jalan yang sedang dipasang, jadi sepanjang 1 Km hanya satu sisi jalan yang bisa dilintasi," kata Yanto, warga Desa Tinggarjaya, Kecamatan Jatilawang yang sedang membantu mengatur lalu lintas.

Dalam pantauan SatelitPost, banyak kendaraan roda dua yang tidak mau bergatian melintas sehingga mengakibatkan antrean kendaraan semakin lama bahkan mencapai 20 menit.

Warga setempat memprediksi hari ini akan terjadi kemacetan lebih panjang. Sebab libur panjang akhir pekan berlangsung hingga hari Senin, banyak kendaraan dari arah barat berdatangan.

"Kalau libur panjang, biasanya plat B, Z, dan D memenuhi jalan ini. Awal liburan dari arah barat ramai, akhir liburan dari arah timur yang ramai," kata Slamet, warga setempat yang sedang membantu mengatur lalu lintas.

Menurut dia dari arah timur ada jalur alternatif untuk menghindari kemacetan. "Di area kemacetan, Desa Tinggarjaya dari arah timur bisa ambil kiri lewat Desa Bantar, aspal baru, tembus ke Wangon, " kata dia.

Menurutnya jalan tersebut sering disarankan warga setempat untuk mengurai kemacetan. Namun jika dari arah barat, sebaiknya jangan melewati Desa Bantar Kecamatan Jatilawang karena bisa menimbulkan kemacetan baru.

Jika tidak ingin mengantre lama, pengendara roda empat dari arah barat akan menuju Yogyakarta bisa menggunakan jalan lain, via Cilacap atau Ajibarang yang relatif lebih minim hambatan. (kim)










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)