Internasional

Israel Gempur Gudang Senjata Hezbollah

Magang Dua | Jumat, 28 April 2017 - 10:34:29 WIB | dibaca: 75 pembaca

Helikopter Israel lepas landas dalam sebuah misi militer. Baru-baru ini helikopter Israel menembakkan dua misil terhadap kendaraan Hezbollah di Suriah, menewaskan 7 orang./FOTONET

BEIRUT, SATELITPOST-Israel menyerang gudang senjata kelompok Hezbollah Lebanon yang didukung Iran di dekat Bandara Internasional Damaskus, Ibu Kota Suriah, Kamis (27/4). Pangkalan Hezbollah yang disasar dalam serangan Israel itu diduga menyimpan senjata yang dikirim Iran secara teratur dengan menggunakan pesawat kargo dan militer.

Presiden Suriah Bashar al-Assad, yang dalam perang saudara enam tahun didukung oleh Rusia, Iran, dan Hezbollah, bersumpah akan memusuhi Israel. Menteri Intelijen Israel, Israel Katz, yang berbicara dari Washington DC, tempat dia bertemu dengan pejabat Amerika Serikat (AS), kepada radio Angkatan Darat Israel mengatakan "Saya bisa memastikan bahwa kejadian di Suriah sepenuhnya sesuai kebijakan Israel.”

Kebijakan itu adalah untuk mencegah penyelundupan senjata lebih lanjut dari Iran melalui Suriah kepada Hezbollah. “Tentu, saya tidak ingin menguraikan tentang hal ini. Setiap kali kita menerima laporan intelijen, yang menandakan adanya niat untuk pengiriman senjata kepada Hezbollah, kami pasti akan bertindak," katanya dikutip dari Kompas.com.

Juru bicara militer Israel tidak mau berkomentar atas insiden serangan ke pangkalan Hezbollah di dekat Bandara Damaskus itu. Dua sumber oposisi yang beroperasi di Damaskus mengutip pemantau mereka di pinggiran timur Damaskus  mengatakan, lima serangan telah menghantam pusat suplai senjata yang digunakan Hezbollah.

Televisi al-Manar Lebanon, yang terhubung dengan Hezbollah, mengatakan, pertanda awal serangan tersebut terjadi pada gudang dan tangki bahan bakar yang hanya menyebabkan kerusakan material dan tidak ada korban jiwa.

Sumber intelijen di sana mengatakan, pusat suplai senjata yang diserang menampung sejumlah besar senjata yang dikirim melalui udara oleh Iran, sekutu terkemuka Assad di Timur Tengah. Sumber tersebut mengatakan, senjata-senjata itu banyak dipasok untuk sebuah kesatuan tempur yang didukung Iran dan pasukan yang dipimpin Hezbollah. Mereka memiliki ribuan petempur yang terlibat dalam beberapa barisan kuat melawan oposisi Suriah.(gan)

 










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)