Sport

Instruksi Gol Bunuh Diri dari Manajer

satelit post | Jumat, 31 Juli 2015 - 11:04:00 WIB | dibaca: 251 pembaca

Pemain PSS Buka Suara Soal Sepakbola Gajah (judul)

SLEMAN, SATELITPOST-Berniat mendapatkan keadilan atas apa yang mereka alami, beberapa pemain PSS Sleman yang terlibat kasus sepakbola gajah saat pertandingan melawan PSIS Semarang membeberkan kejadian sebenarnya dari peristiwa tersebut.

 

Mereka mengaku mendapat instruksi dari manajemen PSS untuk membuat gol bunuh diri dalam pertandingan. Hal ini diutarakan empat pemain PSS yaitu Monieaga Bagus, Ridwan, Satrio dan satu pemain lagi yang enggan disebut namanya. Keempat pemain difasilitasi oleh Ari Wibowo dari Forum Diskusi Suporter Indonesia didampingi Bambang Suryo sebagai pihak yang sempat disebut pelaku mafia serta Solichin sebagai mantan wasit ISL.

 

Seperti diberitakan Tribunnews, acara dikemas dalam sebuah diskusi bertajuk Kupas Tuntas Kasus Sepakbola Gajah di Hotel Merapi Merbabu, Sleman, Rabu (29/7) malam. Acara ini, menurut pihak penyelenggara murni sebagai media untuk menyampaikan keluh kesah para pemain yang selama ini merasa menjadi korban dalam kasus sepakbola gajah.

 

Satu pemain yang enggan disebut namanya, sempat membeberkan bahwa pihaknya dalam kasus sepakbola gajah kemarin menjadi korban dari skenario yang diatur manajemen lama PSS. Meski di awal semua berjalan normal namun pada akhirnya memang ada instruksi dari manajemen PSS untuk membuat tim kalah demi menghindari Borneo FC.

 

Instruksi untuk mencetak gol bunuh diri ini muncul di waktu istirahat jeda pertandingan ketika dirinya masuk ke ruang ganti pemain. Adalah Supardjiono, Manajer PSS ketika itu yang memberikan instruksi kepada dirinya.

 

"Kalau kamu bisa cetak gol bunuh diri, tim (PSS, red) akan terhindar dari Borneo FC," kata si pemain menirukan perintah Pardji.

 

Manajer PSS Sleman, Supardjiono, menyanggah telah memberikan instruksi kepada salah satu pemain, PSS untuk memulai melakukan bunuh diri pada saat PSS menghadapi PSIS Semarang, beberapa waktu lalu.

 

Pada pertandingan yang dikenal dengan skandal sepakbola Gajah itu, Pardji disebut memberi instruksi pemain mencetak gol bunuh diri demi menghindari Borneo FC.

 

"Tidak benar soal saya memberi instruksi, lagipula semua sudah ditangani Komdis PSSI," kata Pardji melalui sambungan telepon, Rabu (29/7) seperti diberitakan Tribunnews. (lil)










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)