Purbalingga

Fasilitas Baca Terus Dibenahi

Magang Dua | Jumat, 28 April 2017 - 10:16:08 WIB | dibaca: 46 pembaca

PURBALINGGA, SATELITPOST-Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Kutasari ‎maju dalam lomba perpustakaan tingkat Provinsi Jawa Tengah setelah hasil seleksi instrumen menempatkan SMA tersebut masuk dalam enam besar tingkat Jateng.

 

"Atas seleksi tersebut maka SMA N 1 mendapat kehormatan diverifikasi dari Tim Penilai Provinsi," kata Tri Murti,‎ Pustakawan Tingkat Jawa Tengah yang juga sebagai tim verifikasi, Kamis ( 27/4)

 

Dijelaskan Tri Murti, ada beberapa indikator penilaian yang dilakukan, antara lain gedung, perabot, anggaran, koleksi buku, kerja sama, koleksi buku, serta sumber daya manusianya. Selain Perpustakaan SMA N 1 Kutasari sebagai kategori sekolah, Purbalingga juga mewakilkan Perpustakaan Desa Lamuk untuk kategori desa.

 

‎"Purbalingga diverifikasi bersama Kabupaten Sragen, Temanggung, Tegal, Kebumen dan Wonosobo," katanya.

 

Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah (Arpus), Suparso mengatakan, masuknya SMAN 1 Kutasari pada lomba perpustakaan tingkat Jawa Tengah dapat menjadi motivator bagi sekolah-sekolah di Purbalingga untuk lebih menggiatkan dan mengembangkan kembali perpustakaannya. 

 

"Pengembangan perpustakaan bukan masalah penambahan koleksi buku saja namun sudah melalui pengembangan aplikasi di perpustakaan. Seperti e-book, hootspot area, penataan gedung perpustakaan serta digitalisasi dalam pelayanan perpustakaan dapat menjadi solusi mempercepat pengembangan minat baca para siswa,” katanya.

 

Sampai saat ini, lanjut  Suparso,  perpustakaan daerah Purbalingga mempunyai 640 ribu koleksi buku dengan 30 ribu judul buku. Untuk menambah minat baca masyarakat khususnya di organisasi perangkat daerah (OPD), Dinas Arpus juga telah melakukan kerja sama dengan beberapa OPD melalui program pojok baca di masing-masing OPD dengan cara barter pinjam buku.

 

“Minat baca juga mempengaruhi karakter manusia, antara yang suka membaca dan yang tidak suka membaca, kami punya moto sedikit bicara banyak baca,” katanya.

 

Sementara, Kepala SMA 1 Kutasari, Kuat Ristianto mengatakan, kehadiran tim diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh siswa dan guru untuk mengembangkan perpustakaan di masa depan. Dengan keberadaan perpustakaan yang baik dan didukung minat baca yang baik, perpustakaan dapat menjadi pintu gerbang ilmu pengetahuan.

 

“Sejak berdiri tahun 1999 perpustakaan SMA N 1 Kutasari telah mengalami berbagai kemajuan, dan Alhamdulillah pada tahun ini mendapatkan juara 1 tingkat Kabupaten. Dan saya berharap dengan kedatangan tim penilai dapat menjadi perpustakaan terbaik di Jawa Tengah,” katanya. (rar)

 










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)